<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000591</controlfield>
    <controlfield tag="005">20190429035153</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0718000591</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">190429################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9789797095406</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">id</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">920</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="090" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">920 Hat b</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hatta, Mohammad</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Berjuang dan dibuang untuk negeriku sebuah otobiografi Buku 1 /</subfield>
      <subfield code="c">Mohammad Hatta</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Kompas Media,</subfield>
      <subfield code="c">2010</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">vii, 191 hlm. :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Otobiografi - Mohamad Hatta</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">920 Hat b</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Ed.1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Terhadap mereka yang mengkritik hadirnya kami pada Kongres di Bierville itu, kami ingin menyatakan bahwa kehadiran kami itu menunjukkan kepad kaum demiokrasi Barat bahwa ada hubungan yang tidak dapat diputus antara dasar kemanusiaan dengan perjuangan revolusioner untuk kemerdekaan bangsa. Langkah pertama untuk emperkenalkan Tanah Air kita Indonesia di luar negeri dibuat dewngan berhasil. Nama "Indonesia" tidak perlu dimajukan denga  resolusi. Selama aku disana dan setelah mendengar pidatoku pada pembukaan kongres itu, semuanya menyebut Indonesia. Orang-orang Belanda, yang apda idato permulaan masih menyebut "Hindia Belanda", kata intu tidak diulang mereka lagi, dalam perbedaan maupun dalam pembicaraan lainnya. Dalam tulisan-tulisan mereka keluar, kepada kawan dan keterangan umum, mereka sebut "Indonesia". Apalagi setelah bertukar pikiran dengan aku. Dalam agenda pimpinan Kongres, nama Indonesia telah terekam, tidak dapat ditukar kembali dengan "Indes-neerlandaises".</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan Lembaga Administrasi Negara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">B901466</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">B901466</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">141217283</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
