<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000006147</controlfield>
    <controlfield tag="005">20191115091033</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1119000106</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">191115################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">301</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">301 O'De s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">O'Dea, Thomas F.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Sosiologi Agama sStu Pengenalan Awal /</subfield>
      <subfield code="c">Thomas F. O'Dea</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cet.1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">CV. Rajawali,</subfield>
      <subfield code="c">1985</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">viii, 227 hlm. ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">sosiologi-agama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sosiologi adalah ilmu yang membangun diri pada empirisme, dan agama menyadarkan pada petikan yang supra-empirisme. Kalau ada yang bertanya: mampukah sosiologi menatap agama? jawabnya, tentu saja tidak. Karena itu, sosiologi tidak berusaha untuk menilai agama, dengan kata lain mencari pembenaran agama. Untuk lapangan ini sosiologi bukanlah ilmu yang berkompeten. Tapi sebaliknya, ia hanya berikhtiar, menjabarkan pengaruh agama pada masyarakat bagaimana peranannya, dan bagaimana ia mengambil dan melaksanakan peranannya itu. Dengan kata lain, sosiologi hanya mengukur fungsi manifes atau fungsi latennya saja. Dari sinilah kesimpulan diambil, bahwa agama bukan kebudayaan, ia lebih komplit dan lebih luas, lebih padat dan lebih sarat. buku ini barulah pada pengenalan awal. Akan tetapi buku ini sebenarnya lebih dari sebagai buku pengenalan awal saja. Ia juga merupakan buku tentang teori, mengingat kata tersebut (teori) dalam pengertian ilmiah berarti sekumpulan gagasan dan konsep yang menggambarkan lapangan studi yang menyangkut masalah-masalah penelitian dan kesimpulan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan Lembaga Administrasi Negara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">20879</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
