<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000006495</controlfield>
    <controlfield tag="005">20200228103139</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0220000070</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">200228################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9794165095</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">304.609 598</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">304.609 598 Tji k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tjiptoherianto, Priono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Keseimbangan Penduduk, Manajemen Sumber Daya manusia dan Pembangunan Daerah /</subfield>
      <subfield code="c">Priono Tjiptoherijanto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cet.1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pustaka Sinar harapan,</subfield>
      <subfield code="c">1999</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">195 hal. :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1. Penduduk  2. Manajemen SDM  3. Pembangunan Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pertumbuhan ekonomi seharusnya dapat dinikmati oleh para pelaku kelompok ekonomi menengah dan bawah, sehingga tidak akan makin memperbesar berbagai kesenjangan yang ada. Kondisi tanpa pemerataan akan menghambat penduduk dan keluarga, terutama golongan bawah, dalam meningkatkan taraf kehidupannya. Salah satu upaya yang ditempuh untuk mengurangi dan mengantisipasi kesenjangan yang terjadi adalah melalui kebijaksanaan keseimbangan antara penduduk dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan. Menyadari begitu pentingnya keseimbangan tersebut, maka pembangunan kependudukan harus dilaksanakan dengan mengindahkan kelestarian sumber daya alam dan fungsi lingkungan hidup. Dengan demikian terlihat bahwa faktor penduduk merupakan faktor yang domonan, yang perlu diperhatikan dalam proses pembangunan nasional. Kualitas sumber daya manusia yang handal, mampu menjabarkan dan berkemampuan pikir yang tinggi, amat diperlukan pula dalam pembangunan daerah. Pembangunan daerah senantiasa perlu ditingkatkan agar laju pertumbuhan daerah semakin seimbang dan serasi, sehingga pelaksanaan pembangunan serta hasilnya semakin merata di seluruh Indonesia. Oleh karenanya, pembangunan daerah perlu dilaksanakan secara terpadu, selaras, serasi, dan seimbang serta diarahkan agar pembangunan yang berlangsung di setiap daerah sesuai dengan prioritas dan potensi daerah setempat.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan Lembaga Administrasi Negara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">04098374</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">04098376</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">04098377</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
