<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000780</controlfield>
    <controlfield tag="005">20180724140125</controlfield>
    <controlfield tag="008">180724|||||||||   |   |||   |||| ||   | </controlfield>
    <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="0">010-0718000780</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">id</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">047</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="090" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">R.047 PIM I 2015</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Suratmono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Meningkatkan Kemandirian Industri Pangan Dalam Pengawasan "Menjamin" Keamanan Produk Melalui Penerapan Program Manajemen Risiko.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Jakarta</subfield>
      <subfield code="b">LAN Jakarta</subfield>
      <subfield code="c">2015</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">40 hlm.;lamp</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Sebagai langkah awal, obyek perubahan adalah industry formula bayi, Pertumbuhan dan Lanjutan yang merupakan industri yang menghasilkan produk yang berisiko tinggi (high risk).  Secara umum, focus perubahan terjadi pada sistem pelaksanaan pengawasan, yang mana industri diwajibkan membentuk Tim Internal Inspeksi/Audit PMR yang secara berkala dan online melaporkan ke regulator (BPOM).&#13;
&#13;
Selama pelaksanaan proyek perubahan ini, telah mencapai rataan capaian 95%.  Target yang tercapai yaitu terbitnya Peraturan Kepala Badan POM No.14 tahun 2015 tentang Penerapan Program Manajemen Risiko bagi Industri Formula Bayi, Lanjutan dan Pertumbuhan, tersusunnya Manual Program Manajemen Risiko, pedoman Umum dan Registrasi PMR, pedoman CPPOB-Umum, pedoman CPPOB -Proses, pedoman HACCP, Sistem Kemandirian Pengawasan Keamanan Pangan oleh Industri berbasis Online dan launching program PMR bagi industri Formula Bayi, Formula Pertumbuhan dan Formula Lanjutan serta pemberian piagam PMR kepada dua industri Formula Bayi yang telah memenuhi persyaratan yaitu PT Nestle dan PT Nutricia yang telah dilakukan pada tanggal 23 Oktober 2015.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Pengawasan</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
