<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000481</controlfield>
    <controlfield tag="005">20190410090742</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0718000481</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">190410################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">id</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">245</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="090" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">R 245 PIM II 2014</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Suzana, Reni</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Penyusunan dan Publikasi Produk Pembelajaran Diklat Kepemimpinan /</subfield>
      <subfield code="c">Reni Suzana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusdiklat KAN,</subfield>
      <subfield code="c">2014</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">38 hlm, lamp. :</subfield>
      <subfield code="b">ilus. ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Teknologi Informasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 245 PIM II 2014</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Diklat Kepemimpinan (diklatpim) yang telah diterapkan selama lebih dari 15 tahun penyelenggaraan dan menghasilkan ratusan ribu alumni diklatpim ternyata belum dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi perbaikan kinerja birokrasi pada level pemerintahan pusat maupun daerah karena target pembelajaran diklat lebih menekankan aspek kognitif dan dalam proses pembelajaran kurang mengedepankan experiental learning. Demikian pula dengan produk pembelajaran berupa Karya Tulis Prestasi Perseorangan (Diklatpim Tk I &amp; II) atau Kertas Kerja Perseorangan (Diklatpim Tk III &amp; IV) yang lebih merepresentasikan knowledge exercise dari pada melaksanakan proyek nyata di permanen sistemnya. Kondisi ini menyebabkan adanya penilaian bahwa penyelenggaraan diklatpim selama ini tidak memberikan manfaat riil bagi organisasi publik dan masyarakat karena produk diklatpim tidak dapat diketahui dan dirasakan kemanfaatannya. Sementara anggaran untuk kebutuhan diklat kepemimpinan selalu dialokasikan tiap tahun dan jumlah alumni pun semakin meningkat secara signifikan.&#13;
Lembaga Administrasi Negara (LAN) merespon kondisi tersebut dengan melakukan review terhadap kurikulum dan pola penyelenggaraan diklatpim yang menghasilkan kurikulum baru yang efektif diterapkan mulai tahun 2014 telah merubah secara total target pembelajaran dan proses serta metoda yang digunakan dalam proses pembelajaran. Setiap peserta diklatpim diwajibkan menghasilkan rancangan proyek perubahan dan sekaligus mengimplementasikan proyek perubahan tersebut di instansi masing-masing dalam kurun waktu tertentu melalui proses pembelajaran yang bersifat on dan off campus. Dengan proses pembelajaran yang mayoritas berada di instansi masing-masing maka keberadaan fasilitas teknologi informasi yang memadai yang dapat memfasilitasi kegiatan konsultasi antara peserta dengan pembimbing (coach) sangat dibutuhkan. Pusdiklat Kepemimpinan Aparatur Nasional sebagai barometer penyelenggaraan Diklatpim dengan kurikulum baru perlu mengambil inisiatif pertama dalam penggunaan media berbasis elektronik yang dapat digunakan dalam proses penyusunan produk pembelajaran diklatpim tersebut menggantikan media berupa surat elektronik (e-mail), pesan pendek Blackberry Message (BBM) dan short Message Service (SMS) yang sangat terbatas fasilitas serta privasinya. Keberadan media tersebut harus juga diperluas kepada upaya publikasi produk pembelajaran agar inovasi yang telah diinisiasi dan dilaksanakan para peserta diklatpim dapat diketahui oleh public secara luas.&#13;
Tujuan umum dari Proyek Perubahan (PP) dengan judul Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Penyusunan dan Publikasi Produk Pembelajaran Dilat Kepemimpinan (Diklatpim) ini adalah untuk memberikan nilai-nilai (value) berupa efisienbsi, akuntabilitas, kemudahan, dan transparasi bagi proses pembelajaran diklatpim pola baru. Untuk mencapai tujuan besar tersebut maka secara operasional akan ditempuh melalui pemenuhan tjuan0tujuan dalam 3 (tiga) kurun waktu, yaitu Jangka Pendek (s.d 60 hari), Jangka Menengah (s.d 6 bulan) dan Jangka Panjang (s.d 12 bulan).</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2452014</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
